<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Insan Wisata Kids Archives - Insan Wisata Consulting</title>
	<atom:link href="https://insanwisata.id/tag/insan-wisata-kids/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://insanwisata.id/tag/insan-wisata-kids/</link>
	<description>Konsultan Perencanaan Pariwisata</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Apr 2025 01:46:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2022/12/cropped-Screen-Shot-2022-12-12-at-13.15.54-32x32.png</url>
	<title>Insan Wisata Kids Archives - Insan Wisata Consulting</title>
	<link>https://insanwisata.id/tag/insan-wisata-kids/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123967821</site>	<item>
		<title>Mengenalkan Budaya Jawa Lewat Edutrip yang Menyenangkan</title>
		<link>https://insanwisata.id/mengenalkan-budaya-jawa-lewat-edutrip/</link>
					<comments>https://insanwisata.id/mengenalkan-budaya-jawa-lewat-edutrip/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reza Nurdiana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 12:19:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Insan Wisata Kids]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata berbasis masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Trip Anak Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://insanwisata.id/?p=7952</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melalui pengalaman langsung seperti edutrip budaya, anak-anak dapat memahami bahwa warisan budaya bukan sesuatu yang kuno, melainkan sesuatu yang hidup dan bisa mereka jaga. </p>
<p>The post <a href="https://insanwisata.id/mengenalkan-budaya-jawa-lewat-edutrip/">Mengenalkan Budaya Jawa Lewat Edutrip yang Menyenangkan</a> appeared first on <a href="https://insanwisata.id">Insan Wisata Consulting</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Suasana pagi itu dipenuhi gelak tawa anak-anak yang berlarian di pelataran pendopo Sanggar Wayang Nur Cahyo, Kabupaten Sleman. Mereka tampak antusias, mengenakan pakaian nuansa Jawa, siap untuk menjelajahi dunia budaya yang belum pernah mereka alami sebelumnya. </p>



<span id="more-7952"></span>



<p>Orang tua berdiri di dekat mereka, mengabadikan gambar dan tersenyum melihat anak-anak mereka begitu semangat. Insan Wisata Kids kali ini akan membawa mereka pada sebuah perjalanan edukatif yang berbeda, yakni belajar gamelan dan seni perwayangan langsung dari para maestro.</p>



<p>Bagi kami, berwisata bukan hanya tentang bersenang-senang. Melainkan bisa menjadi sarana belajar yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Insan Wisata Kids hadir sebagai <em><a href="https://insanwisata.id/kids/">tour operator</a></em> yang mengajak anak-anak dan orang tua untuk memahami nilai-nilai budaya, lingkungan, serta pentingnya menjadi wisatawan yang bijak. Melalui berbagai edutrip menarik, Insan Wisata Kids ingin menanamkan kesadaran bahwa setiap perjalanan harus memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.</p>



<p>Di tengah kehangatan suasana, Reza Nurdiana selaku <em>founder</em> Insan Wisata Kids, berdiri di depan peserta dengan senyum penuh semangat.</p>



<p>&#8220;Budaya adalah cerminan dari identitas kita. Menjaga dan melestarikan adilihung budaya bukan hanya tugas orang tua atau para seniman, tetapi juga tanggung jawab kita bersama, termasuk anak-anak. Hari ini, kita bukan hanya bermain dan bersenang-senang, tetapi juga belajar bagaimana cara mencintai dan merawat warisan budaya kita. Mari kita hayati setiap nada gamelan, setiap gerakan wayang, dan setiap cerita yang tersimpan dalam seni ini. Terima kasih kepada ayah bunda yang sudah berkenan mengantarkan putra-putri kecilnya untuk mengikuti kegiatan <em>trip</em> Insan Wisata Kids,&#8221; ujar Reza Nurdiana dalam sambutannya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-anak-di-jogja.jpg" alt="trip anak di jogja" class="wp-image-7961" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-anak-di-jogja.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-anak-di-jogja-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-anak-di-jogja-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-anak-di-jogja-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-anak-di-jogja-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Mengenalkan budaya lewat gerak dan lagu</strong></h3>



<p>Sebelum memulai kegiatan menabuh gamelan dan bermain wayang, anak-anak diajak untuk menarikan lagu daerah. Dipandu oleh Reza Nurdiana, pembuka ini dilakukan agar peserta lebih ceria dan semangat dalam mengikuti kegiatan. Orang tua pun tak kalah semangat, ikut menggoyangkan tubuh mereka, menciptakan suasana yang makin hangat.</p>



<p>Setelahnya, anak-anak diperkenalkan dengan alat musik gamelan oleh pemilik sanggar, yakni Mbah Dar dan Bude Eni, dua maestro yang telah lama berkecimpung di dunia seni karawitan. Mereka menjelaskan nama-nama alat musik gamelan, fungsi masing-masing, serta cara memainkannya. Agar lebih mudah dipahami, beberapa nada dasar dimainkan secara berulang. </p>



<p>Setelah mengenal gamelan secara teori, anak-anak diajak untuk mencoba memainkan gamelan dengan bimbingan Mbah Dar dan Bude Eni. Beberapa orang tua pun ikut mendampingi anak-anak mereka, menciptakan interaksi yang menyenangkan sehingga tercipta <em>bonding</em>. Momen ini menjadi bukti bahwa kegiatan wisata yang menyenangkan dapat menjadi jembatan bagi keluarga untuk saling belajar dan berkomunikasi lebih baik.</p>



<p>Ketika musik gamelan pertama kali dimainkan, suara gong yang menggema seakan menyentuh jiwa. Para orang tua pendamping yang menyaksikan putra-putri kecil mereka seakan takjub. Mbah Dar dan Bude Eni, dalam waktu beberapa menit saja sudah mampu mengajarkan satu lagu yang diiringi instrumen gamelan. Dengan penuh kesabaran, mereka membimbing anak-anak mencoba setiap nada. Saron, kendang, bonang, dan gong, semua memiliki suara khas yang berpadu dalam harmoni. </p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/belajar-wayang-lewat-edukasi-trip.jpg" alt="belajar wayang lewat edukasi trip" class="wp-image-7954" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/belajar-wayang-lewat-edukasi-trip.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/belajar-wayang-lewat-edukasi-trip-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/belajar-wayang-lewat-edukasi-trip-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/belajar-wayang-lewat-edukasi-trip-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/belajar-wayang-lewat-edukasi-trip-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Edutrip-Budaya-Insan-Wisata-Kids.jpg" alt="Edutrip Budaya Insan Wisata Kids" class="wp-image-7958" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Edutrip-Budaya-Insan-Wisata-Kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Edutrip-Budaya-Insan-Wisata-Kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Edutrip-Budaya-Insan-Wisata-Kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Edutrip-Budaya-Insan-Wisata-Kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Edutrip-Budaya-Insan-Wisata-Kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>Para orang tua pendamping pun turut membimbing tangan-tangan mungil anaknya agar bisa memukul dengan ritme yang tepat. Ada yang masih ragu, tetapi ada juga yang mulai menemukan pola nada yang indah. Mereka melihat bagaimana anak-anak mereka berani mencoba hal baru, mengenal budaya sendiri dengan cara yang menyenangkan.</p>



<p>Tak hanya bermain gamelan, anak-anak juga diberi kesempatan untuk menuangkan kreativitas mereka melalui aktivitas mewarnai gunungan wayang. Gunungan adalah simbol kehidupan dalam pertunjukan wayang dan setiap anak bebas berkreasi dengan warna-warna yang mereka sukai. </p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Menjadi dalang cilik, mengenali karakter tokoh-tokoh wayang</strong></h3>



<p>Sesi edukasi wayang menjadi bagian yang sangat menarik. Mas Pandu, seorang dalang muda berbakat, memperagakan pertarungan antartokoh wayang membuat anak-anak terpukau. Mereka melihat bagaimana cerita disampaikan melalui gerakan wayang yang lincah. </p>



<p>“Lihat ini, siapa yang tahu ini siapa?” tanya Mas Bayu sambil mengangkat tokoh pewayangan. </p>



<p>Anak-anak mengangkat tangan, saling berbisik mencoba menebak. Lalu, pertunjukan singkat dimulai. Gerakan lincah wayang dan suara khas dalang menciptakan suasana magis. Mata anak-anak tak berkedip, sepenuhnya tenggelam dalam cerita.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-trip-budaya.jpg" alt="Insan Wisata Kids trip budaya" class="wp-image-7959" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-trip-budaya.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-trip-budaya-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-trip-budaya-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-trip-budaya-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-trip-budaya-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/bermain-wayang-insan-wisata-kids.jpg" alt="bermain wayang insan wisata kids" class="wp-image-7956" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/bermain-wayang-insan-wisata-kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/bermain-wayang-insan-wisata-kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/bermain-wayang-insan-wisata-kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/bermain-wayang-insan-wisata-kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/bermain-wayang-insan-wisata-kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-kids-trip.jpg" alt="Insan Wisata kids trip" class="wp-image-7960" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-kids-trip.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-kids-trip-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-kids-trip-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-kids-trip-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-kids-trip-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>Salah satu momen yang paling dinantikan akhirnya tiba, yakni mencoba menjadi dalang <em>cilik</em>. Satu per satu, anak-anak diberi kesempatan memegang wayang dan mencoba menggerakkannya. Ada yang malu-malu, ada pula yang berani langsung menirukan gaya Mas Pandu. Beberapa anak bahkan mencoba membunyikan <em>keprak</em>, alat kayu yang digunakan untuk memberi tanda dalam pertunjukan. Tawa dan tepuk tangan para orang tua riuh memenuhi pendopo, menyemangati mereka yang mencoba.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://www.harianmerapi.com/seni-hiburan/4010389249/anak-anak-antusias-belajar-seputar-wayang-kulit-dan-gamelan-di-sanggar-nurcahyo-sidorejo-godean">Anak-anak antusias belajar seputar wayang kulit dan gamelan di Sanggar Nurcahyo Sidorejo Godean</a><br></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Menjadikan wisata sebagai media belajar yang bermakna</strong></h3>



<p>Ketika sesi berakhir, anak-anak berkumpul, membawa pulang karya gunungan wayang mereka, beserta pengalaman tak terlupakan. Mereka tak hanya belajar tentang gamelan dan wayang, tetapi juga menemukan keberanian, kesabaran, dan kebersamaan dalam setiap nada dan gerakan. </p>



<p>Sesuai tujuan dari <a href="https://insanwisata.id/kids/">Insan Wisata Kids</a>, yakni <strong>eksplorasi sebagai edukasi</strong>. Insan Wisata Kids percaya bahwa wisata tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga kesempatan emas untuk belajar dan tumbuh. </p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Berteman-wayang-insan-wisata-kids.jpg" alt="Berteman wayang insan wisata kids" class="wp-image-7957" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Berteman-wayang-insan-wisata-kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Berteman-wayang-insan-wisata-kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Berteman-wayang-insan-wisata-kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Berteman-wayang-insan-wisata-kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Berteman-wayang-insan-wisata-kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>Melalui pengalaman langsung seperti edutrip budaya, anak-anak dapat memahami bahwa warisan budaya bukan sesuatu yang kuno, melainkan sesuatu yang hidup dan bisa mereka jaga. Orang tua pun turut belajar bahwa mengenalkan budaya kepada anak-anak tak perlu selalu dalam bentuk pelajaran di buku, tetapi bisa melalui pengalaman langsung yang membekas di hati.</p>



<p>Sebagai orang tua, kita memiliki peran besar dalam membentuk pola pikir anak-anak terhadap aktivitas wisata. Melalui gaya berwisata yang bijak dan bertanggung jawab, kita tidak hanya bisa melestarikan budaya dan alam, tetapi juga menyiapkan generasi yang lebih sadar dan peduli terhadap lingkungannya.</p>



<p>Oh, ya. Tahukah Anda? <a href="https://insanwisata.id/mengasah-8-sensorik-anak/">Stimulasi sensorik</a> menjadi manfaat penting dalam edutrip ini. Saat memainkan gamelan, anak-anak melatih koordinasi tangan dan mata, meningkatkan kemampuan motorik halus, serta mengenal pola ritme yang memperkuat daya ingat. Sentuhan pada alat musik, warna-warni dalam mewarnai gunungan wayang, serta pengalaman mendengar berbagai nada dan suara dalam pertunjukan wayang membantu merangsang indera mereka. Keseluruhannya berkontribusi pada perkembangan kognitif dan emosional anak dengan cara yang menyenangkan.</p>



<p></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://insanwisata.id/mengenalkan-budaya-jawa-lewat-edutrip/">Mengenalkan Budaya Jawa Lewat Edutrip yang Menyenangkan</a> appeared first on <a href="https://insanwisata.id">Insan Wisata Consulting</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://insanwisata.id/mengenalkan-budaya-jawa-lewat-edutrip/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7952</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengasah 8 Sensorik Anak Lewat Trip Dolan Desa</title>
		<link>https://insanwisata.id/mengasah-8-sensorik-anak/</link>
					<comments>https://insanwisata.id/mengasah-8-sensorik-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reza Nurdiana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 14:15:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Insan Wisata Kids]]></category>
		<category><![CDATA[tour operator anak]]></category>
		<category><![CDATA[trip ramah anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://insanwisata.id/?p=7935</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu cara terbaik untuk merangsang 8 sistem sensorik anak adalah mengajak anak berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.</p>
<p>The post <a href="https://insanwisata.id/mengasah-8-sensorik-anak/">Mengasah 8 Sensorik Anak Lewat Trip Dolan Desa</a> appeared first on <a href="https://insanwisata.id">Insan Wisata Consulting</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Desa Wisata Brayut di Kabupaten Sleman kembali menjadi saksi keseruan anak-anak dalam program edukatif yang diinisiasi oleh Insan Wisata Kids. Bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Brayut dan mengusung konsep &#8220;Dolan Desa,&#8221; <em>trip</em> ini menghadirkan beragam aktivitas yang mengajak peserta memaknai kearifan lokal di desa. </p>



<span id="more-7935"></span>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Berkeliling desa menggunakan gerobak sapi</strong></h3>



<p>Perjalanan dimulai dengan pengalaman unik menaiki gerobak sapi, kendaraan tradisional yang masih digunakan sebagian petani di desa. Diiringi suara lonceng yang dikalungkan di leher sapi, peserta <em>trip</em> Insan Wisata Kids berkeliling desa sembari menikmati pemandangan sawah yang asri. </p>



<p>Perjalanan dengan gerobak sapi ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan wawasan kepada anak-anak tentang bagaimana para petani zaman dulu bepergian dan mengangkut hasil panen mereka. Gerobak sapi juga telah digunakan sejak zaman kerajaan sebagai alat transportasi utama di perdesaan. </p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-desa-wisata.jpg" alt="Insan Wisata Kids desa wisata" class="wp-image-7939" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-desa-wisata.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-desa-wisata-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-desa-wisata-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-desa-wisata-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-desa-wisata-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-desa-wisata.jpg" alt="Trip di desa wisata" class="wp-image-7942" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-desa-wisata.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-desa-wisata-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-desa-wisata-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-desa-wisata-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-desa-wisata-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<div style="height:30px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Edukasi perjalanan nasi sampai ke dalam perut</strong></h3>



<p>Kegiatan berikutnya adalah belajar tentang proses perjalanan nasi yang ditanam di sawah hingga dapat terhidang ke meja makan. Anak-anak dikenalkan dengan berbagai tahap dalam pertanian yang dimulai aktivitas membajak sawah. Meski sudah banyak petani yang beralih ke traktor, di beberapa desa masih mudah dijumpai petani yang masih memanfaatkan sapi untuk membajak sawah. Keseruan makin terasa ketika peserta <em>trip</em> diberi kesempatan mengitari sawah dan membantu menggemburkan tanah.</p>



<p>Setelah tanah siap, anak-anak belajar teknik <em>tandur padi</em>, yaitu cara menanam padi dengan berjalan mundur agar benih yang telah ditancapkan tidak terinjak. Meskipun kaki dan tangan mereka penuh lumpur, senyuman tidak lepas dari wajah-wajah kecil yang menikmati pengalaman ini. Kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan apresiasi kepada anak-anak terhadap petani yang bekerja keras untuk menghasilkan nasi yang mereka konsumsi setiap hari.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-sawah-insan-wisata-kids.jpg" alt="Trip di sawah insan wisata kids" class="wp-image-7943" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-sawah-insan-wisata-kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-sawah-insan-wisata-kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-sawah-insan-wisata-kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-sawah-insan-wisata-kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-di-sawah-insan-wisata-kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-seru-insan-wisata-kids.jpg" alt="trip seru insan wisata kids" class="wp-image-7945" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-seru-insan-wisata-kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-seru-insan-wisata-kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-seru-insan-wisata-kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-seru-insan-wisata-kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/trip-seru-insan-wisata-kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<div style="height:30px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Nostalgia dengan permainan tradisional</strong></h3>



<p>Tidak hanya belajar tentang pertanian, peserta <em>trip</em> Insan Wisata Kids juga diajak untuk mencoba berbagai permainan tradisional. Ada bakiak, egrang bambu, dan egrang batok yang menguji keseimbangan serta ketangkasan mereka. Permainan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan. </p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Bermain-dolanan-anak-insan-wisata-kids.jpg" alt="Bermain dolanan anak insan wisata kids" class="wp-image-7937" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Bermain-dolanan-anak-insan-wisata-kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Bermain-dolanan-anak-insan-wisata-kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Bermain-dolanan-anak-insan-wisata-kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Bermain-dolanan-anak-insan-wisata-kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Bermain-dolanan-anak-insan-wisata-kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<div style="height:30px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong><em>Ciblon</em> di sungai</strong></h3>



<p>Setelah lelah beraktivitas, saatnya menikmati kesegaran alam dengan <em>ciblon</em> atau mandi di sungai. Peserta <em>trip</em> Dolan Desa dengan riang bermain air, berenang, dan menikmati kesejukan sungai di bawah pohon yang rindang. Kegiatan ini menjadi penutup yang menyenangkan serta memberikan pengalaman berharga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan sumber air.</p>



<p>Melalui <em>trip</em> ini, Insan Wisata Kids tidak hanya mengajak anak-anak bermain, tetapi juga memberikan edukasi yang mendalam tentang budaya, pertanian, dan kelestarian lingkungan. Dengan pengalaman langsung, mereka diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga alam, menghargai pekerjaan dan profesi masyarakat, serta melestarikan tradisi yang ada di desa.</p>



<p>Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk <a href="https://insanwisata.id/kids/">wisata edukasi</a> yang mampu memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar dan mengenal kehidupan perdesaan secara lebih dekat. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, generasi muda makin mencintai dan menghargai warisan budaya Indonesia. Insan Wisata Kids telah berhasil menghadirkan petualangan edukatif yang penuh makna, serta mengajarkan mereka bahwa desa menyimpan banyak nilai dan pembelajaran berharga.</p>



<p>Keseruan <em>trip</em> ini tentu meninggalkan kenangan indah bagi setiap peserta. Sembari menutup kegiatan, Reza Nurdiana selaku <em>founder</em> dari Insan Wisata Kids menyampaikan, &#8220;Dari naik gerobak sapi, membajak sawah, <em>tandur</em> padi, bermain permainan tradisional, hingga <em>ciblon</em> di sungai, semuanya akan menjadi bagian dari pengalaman yang tidak terlupakan&#8221;. </p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Manfaatn-Trip-di-Desa-Wisata.jpg" alt="Manfaatn Trip di Desa Wisata" class="wp-image-7941" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Manfaatn-Trip-di-Desa-Wisata.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Manfaatn-Trip-di-Desa-Wisata-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Manfaatn-Trip-di-Desa-Wisata-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Manfaatn-Trip-di-Desa-Wisata-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Manfaatn-Trip-di-Desa-Wisata-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-Insan-Wisata-Kids-di-desa-wisata.jpg" alt="Trip Insan Wisata Kids di desa wisata" class="wp-image-7944" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-Insan-Wisata-Kids-di-desa-wisata.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-Insan-Wisata-Kids-di-desa-wisata-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-Insan-Wisata-Kids-di-desa-wisata-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-Insan-Wisata-Kids-di-desa-wisata-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Trip-Insan-Wisata-Kids-di-desa-wisata-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<div style="height:30px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat <em>trip</em> ini melalui 8 sistem sensorik</strong></h3>



<p>Masa kanak-kanak adalah periode emas bagi perkembangan sensorik dan motorik. Setiap pengalaman baru yang mereka alami membantu mengasah sistem sensorik ini agar berkembang optimal. Salah satu cara terbaik untuk merangsang delapan sistem sensorik tersebut adalah melalui perjalanan edukatif yang mengajak anak berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.</p>



<p><em>Trip</em> Insan Wisata Kids untuk tema Dolan Desa ini memberikan stimulasi yang kaya terhadap delapan sistem sensorik, di antaranya adalah sebagai berikut:</p>



<ol start="1" class="wp-block-list">
<li><strong>Visual (penglihatan):</strong> Anak-anak menikmati pemandangan sawah hijau, sungai yang jernih, dan gerobak sapi yang makin langka, memberikan stimulasi visual yang memperkaya pengalaman mereka.</li>



<li><strong><em>Tactile</em> (peraba):</strong> Bermain lumpur saat membajak sawah dan menanam padi memberikan pengalaman sensorik melalui sentuhan pada tekstur tanah dan air.</li>



<li><strong><em>Olfactory</em> (penciuman):</strong> Aroma sawah, tanah basah, serta udara segar di desa memberikan pengalaman sensorik penciuman yang berbeda dari lingkungan perkotaan.</li>



<li><strong><em>Auditory</em> (pendengaran):</strong> Suara lonceng sapi, suara gemericik air sungai, serta gelak tawa teman-temannya selama kegiatan <em>trip</em> menciptakan suasana yang penuh stimulasi auditori.</li>



<li><strong><em>Gustatory</em> (perasa):</strong> Anak-anak bisa mencoba hasil panen lokal, memperkenalkan mereka pada rasa makanan alami dan hasil pertanian desa.</li>



<li><strong><em>Vestibular</em> (keseimbangan):</strong> Bermain egrang, berjalan di pematang sawah, serta naik gerobak sapi melatih keseimbangan tubuh mereka.</li>



<li><strong><em>Proprioception</em> (kesadaran tubuh):</strong> Berjalan mundur saat tandur padi dan bermain bakiak membantu meningkatkan kesadaran tubuh. </li>



<li><strong><em>Interoception</em> (kesadaran internal):</strong> Bermain di bawah terik matahari dan beraktivitas di sawah membuat anak-anak lebih sadar terhadap sensasi tubuh mereka, seperti haus, lapar, dan kelelahan.</li>
</ol>



<p>Dengan pengalaman ini, anak-anak tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga mendapatkan stimulasi yang optimal untuk perkembangan motorik dan sensorik mereka. <em>Trip</em> ini menjadi kegiatan edukasi yang menggabungkan kesenangan, eksplorasi, serta pembelajaran nyata dalam lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak. <strong>#EksplorasiSebagaiEdukasi</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-di-Desa-Wisata.jpg" alt="Insan Wisata Kids di Desa Wisata" class="wp-image-7940" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-di-Desa-Wisata.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-di-Desa-Wisata-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-di-Desa-Wisata-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-di-Desa-Wisata-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-di-Desa-Wisata-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>
<p>The post <a href="https://insanwisata.id/mengasah-8-sensorik-anak/">Mengasah 8 Sensorik Anak Lewat Trip Dolan Desa</a> appeared first on <a href="https://insanwisata.id">Insan Wisata Consulting</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://insanwisata.id/mengasah-8-sensorik-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7935</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menanam Harapan di Hari Laut Sedunia: Tanam 100 Bibit Mangrove</title>
		<link>https://insanwisata.id/menanam-harapan-di-hari-laut-sedunia/</link>
					<comments>https://insanwisata.id/menanam-harapan-di-hari-laut-sedunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reza Nurdiana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 13:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Insan Wisata Kids]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainable Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Trip Anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://insanwisata.id/?p=7907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selain sebagai bentuk penghijauan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi peserta trip Insan Wisata Kids mengenai betapa pentingnya ekosistem mangrove dan dampaknya terhadap lingkungan.</p>
<p>The post <a href="https://insanwisata.id/menanam-harapan-di-hari-laut-sedunia/">Menanam Harapan di Hari Laut Sedunia: Tanam 100 Bibit Mangrove</a> appeared first on <a href="https://insanwisata.id">Insan Wisata Consulting</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Tidak hanya sebagai habitat bagi berbagai biota laut. Namun, juga berfungsi sebagai penyerap emisi karbon yang dapat membantu mengurangi dampak dari krisis iklim.</p>



<span id="more-7907"></span>



<p>Krisis iklim merupakan ancaman global yang ditandai dengan peningkatan suhu bumi, perubahan pola cuaca ekstrem, naiknya permukaan air laut, serta kerusakan ekosistem. Salah satu penyebab utama krisis iklim adalah tingginya <a href="https://insanwisata.id/emisi-karbon-pariwisata/">emisi karbon</a> dari berbagai sektor, termasuk transportasi.</p>



<p>Tahukah Anda, kendaraan bermotor yang digunakan dalam aktivitas, termasuk kegiatan wisata juga menyumbang jumlah karbon yang berpotensi memperparah pemanasan global? Untuk meminimalkannya, diperlukan langkah-langkah konkret untuk mengurangi dampak tersebut, salah satunya dengan menanam pohon sebagai <a href="https://greennetwork.id/kabar/hilangnya-fungsi-penyerap-karbon-alami-mengapa/">penyerap karbon alami</a>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Insan Wisata Kids tanam 100 bibit mangrove di Kulon Progo</strong></h3>



<p>Hari Laut Sedunia menjadi momen penting bagi kita semua untuk merenungkan peran lautan dalam kehidupan manusia. Pada 2024, Insan Wisata Kids merayakan Hari Laut Sedunia melalui aksi nyata menanam 100 bibit mangrove di Ekowisata Mangrove Wana Tirta, Kulon Progo. Selain sebagai bentuk penghijauan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi peserta <em>trip</em> Insan Wisata Kids mengenai betapa pentingnya ekosistem mangrove dan dampaknya terhadap lingkungan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Reza Nurdiana selaku <em>founder</em> dari Insan Wisata Kids mengajak para orang tua untuk berperan dalam menyelamatkan lingkungan. Ia menegaskan bahwa setiap aktivitas manusia tanpa disadari dapat memperpendek usia bumi. Oleh karena itu, salah satu langkah paling mudah yang dapat dilakukan adalah dengan menanam pohon. </p>



<p>Mangrove menjadi salah satu pohon yang paling cepat menyerap karbon sehingga keberadaannya sangat penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan keterlibatan orang tua sebagai pendamping <em>trip</em>, diharapkan kesadaran ini dapat terus ditanamkan kepada anak-anak sejak dini.</p>



<p>Sebagai <a href="https://insanwisata.id/kids/">penyelenggara tur yang ramah anak</a>, Insan Wisata Kids tidak hanya fokus aktivitas penjelasan dan edukasi. Namun, dilengkapi dengan adanya <em>workshop</em> yang seru. Salah satunya melalui kegiatan yang dibawakan oleh komunitas MainYuk.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Daur ulang plastik dari sampah bekas</strong></h3>



<p>Siapa sangka, plastik mika bekas dapat diubah menjadi karya seni yang mengagumkan? Dalam kegiatan <em>trip</em> Hari Laut Sedunia ini, peserta dari Insan Wisata Kids membuat <em>sun catcher</em> berbentuk penyu dari sampah mika plastik bekas. Selain menyenangkan, kegiatan ini mengajarkan mereka tentang pentingnya mengurangi limbah plastik yang berpotensi mencemari laut.</p>



<div style="height:20px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-Insan-Wisata-Kids.jpg" alt="workshop Insan Wisata Kids" class="wp-image-7916" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-Insan-Wisata-Kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-Insan-Wisata-Kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-Insan-Wisata-Kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-Insan-Wisata-Kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-Insan-Wisata-Kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-anak-Insan-Wisata-Kids.jpg" alt="workshop anak Insan Wisata Kids" class="wp-image-7915" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-anak-Insan-Wisata-Kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-anak-Insan-Wisata-Kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-anak-Insan-Wisata-Kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-anak-Insan-Wisata-Kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/workshop-anak-Insan-Wisata-Kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<div style="height:20px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Edukasi pohon mangrove dan penyu</strong></h3>



<p>Pak Warso, selaku pegiat konservasi di Ekowisata Mangrove Wana Tirta turut hadir untuk berbagi wawasan mengenai peran penting mangrove. Tak hanya itu, ia juga membawa beberapa anak penyu (tukik) sebagai media edukasi. Dari kegiatan ini, Insan Wisata Kids ingin memberikan informasi bahwa mangrove tidak hanya melindungi pantai dari abrasi. Namun, juga menjadi rumah bagi banyak makhluk hidup, termasuk penyu yang kini makin terancam punah.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Traveling BerARTI: aksi nyata menanam 100 pohon mangrove</strong></h3>



<p>Dengan bimbingan orang tua dan fasilitator lapangan dari Insan Wisata Kids, peserta <em>trip</em> menyusuri hutan mangrove yang sejuk. Mereka mengamati berbagai flora dan fauna, termasuk burung kuntul yang beterbangan mencari makan dan bertengger di dahan. </p>



<p>Puncak kegiatan ini adalah penanaman 100 bibit mangrove. Dengan penuh semangat, sebanyak 100 lebih peserta melakukan penanaman mangrove dan berharap agar pohon-pohon ini tumbuh besar serta membawa manfaat bagi lingkungan. Momen ini tentunya menjadi pengalaman berharga yang akan mereka kenang dan mungkin akan menginspirasi mereka untuk terus mencintai alam.</p>



<div style="height:20px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="853" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-menanam-100-pohon.jpg" alt="Insan Wisata Kids menanam 100 pohon" class="wp-image-7914" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-menanam-100-pohon.jpg 1280w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-menanam-100-pohon-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-menanam-100-pohon-1024x682.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Insan-Wisata-Kids-menanam-100-pohon-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-lingkungan-Insan-Wisata-Kids.jpg" alt="Aksi lingkungan Insan Wisata Kids" class="wp-image-7912" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-lingkungan-Insan-Wisata-Kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-lingkungan-Insan-Wisata-Kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-lingkungan-Insan-Wisata-Kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-lingkungan-Insan-Wisata-Kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-lingkungan-Insan-Wisata-Kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<div style="height:20px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<p>Melalui kegiatan ini, Insan Wisata Kids tidak hanya mengajak anak-anak untuk berinteraksi langsung dengan alam, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa mereka memiliki peran dalam menjaga bumi. Dengan aksi sederhana seperti menanam pohon dan mengurangi sampah plastik, peserta <em>trip</em> <a href="https://insanwisata.id/pengembangan-ekowisata/">ekowisata</a> dari Insan Wisata Kids telah berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.</p>



<p>Melalui kegiatan menanam 100 pohon mangrove, <strong>Insan Wisata Kids setidaknya telah berkontribusi dalam menyerap sekitar 1.000 kg CO2e per tahun</strong>. Ini adalah langkah kecil yang berarti dalam menghadapi krisis iklim yang makin nyata. Semoga semangat konservasi ini terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak orang untuk mencintai dan menjaga bumi tetap lestari. </p>



<p></p>



<div style="height:20px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-hari-laut-sedunia-bersama-Insan-Wisata-Kids.jpg" alt="Aksi hari laut sedunia bersama Insan Wisata Kids" class="wp-image-7911" srcset="https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-hari-laut-sedunia-bersama-Insan-Wisata-Kids.jpg 1600w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-hari-laut-sedunia-bersama-Insan-Wisata-Kids-300x200.jpg 300w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-hari-laut-sedunia-bersama-Insan-Wisata-Kids-1024x683.jpg 1024w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-hari-laut-sedunia-bersama-Insan-Wisata-Kids-768x512.jpg 768w, https://insanwisata.id/wp-content/uploads/2025/02/Aksi-hari-laut-sedunia-bersama-Insan-Wisata-Kids-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p></p>
<p>The post <a href="https://insanwisata.id/menanam-harapan-di-hari-laut-sedunia/">Menanam Harapan di Hari Laut Sedunia: Tanam 100 Bibit Mangrove</a> appeared first on <a href="https://insanwisata.id">Insan Wisata Consulting</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://insanwisata.id/menanam-harapan-di-hari-laut-sedunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7907</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
