Deskripsi proyek
Kampung Adat Yaro Wora merupakan salah satu kampung tradisional yang masih mempertahankan kekayaan arsitektur khas Sumba, lanskap spiritual, serta praktik adat yang hidup di tengah masyarakat. Terletak tidak jauh dari destinasi wisata pesisir yang eksotik, seperti Pantai Marosi, Watu Bella, dan Kerewe, serta dikelilingi oleh 36 rumah adat, kawasan ini menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata budaya yang autentik.
Rencana Induk ini disusun sebagai acuan strategis pengembangan pariwisata Kampung Adat Yaro Wora dalam periode 2025–2030. Dokumen ini lahir dari pendekatan partisipatif yang melibatkan tokoh adat, pemerintah desa, Pokdarwis, dan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor. Penyusunan dokumen ini dilakukan secara kontekstual dengan memperhatikan nilai-nilai adat, karakteristik ekologis kawasan, dinamika sosial ekonomi masyarakat, potensi pengembangan berbasis pasar, serta berbagai risiko yang mungkin timbul, termasuk dampak krisis iklim dan bencana lokal.
Rencana Induk mengadopsi pendekatan holistik yang menyeimbangkan tiga pilar pembangunan berkelanjutan, yaitu People (Sosial-Budaya), Planet (Lingkungan), dan Profit (Ekonomi). Pendekatan ini diimplementasikan melalui model Pariwisata Berbasis Masyarakat dengan strategi utama, seperti:
- Penataan zona, perlindungan kawasan inti adat, dan pedoman arsitektur lokal.
- Pengembangan atraksi wisata berbasis narasi adat dan aktivitas masyarakat.
- Diversifikasi ekonomi melalui tenun ikat, gastronomi, serta produk wisata lokal.
- Penguatan kapasitas SDM pariwisata dan kelembagaan adat–desa.
- Promosi dan digitalisasi destinasi berbasis komunitas.
- Strategi tanggap krisis iklim dan bencana.
- Skema kolaborasi investasi yang inklusif dan transparan.
Dokumen ini diharapkan menjadi rujukan kebijakan, instrumen koordinasi lintas sektor, serta landasan kemitraan antara pemerintah dan mitra strategis. Dengan mengedepankan nilai-nilai lokal, Kampung Adat Yaro Wora siap tumbuh sebagai contoh destinasi wisata budaya Indonesia timur yang mandiri dan berkelanjutan.
Bentuk hasil kolaborasi lainnya
Kami percaya, penceritaan menjadi kekuatan destinasi wisata. Dapatkan cerita menarik lainnya dari perjalanan kami melakukan kolaborasi.










