Sekolah Sungai Kota Yogyakarta

Sekolah Sungai

Sungai bukan sekadar aliran air yang mengalir menuju laut. Sungai adalah ruang kehidupan yang menyediakan air, menjadi habitat berbagai makhluk hidup, sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai ancaman ketika ekosistemnya tetap terjaga. Melalui program Sekolah Sungai, anak-anak dan keluarga diajak memahami bahwa menjaga sungai berarti menjaga kehidupan.

Perjalanan dimulai dengan menyusuri kawasan perkotaan yang padat. Dari sini, peserta belajar bagaimana perubahan tata ruang, pembangunan permukiman, dan aktivitas manusia dapat memengaruhi kondisi sungai serta meningkatkan risiko bencana apabila tidak dikelola dengan baik.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan karakter setiap sungai. Anak-anak belajar bahwa sungai ini tidak hanya mengalirkan air hujan, tetapi juga menjadi jalur alami material vulkanik atau lahar dingin ketika terjadi erupsi Gunung Merapi. Melalui penjelasan yang sederhana, mereka memahami mengapa masyarakat yang tinggal di sekitar sungai perlu selalu waspada terhadap potensi bencana.

Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan mengenal Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini bencana. Anak-anak akan melihat bagaimana alat ini bekerja, mengapa peringatan dini sangat penting, serta bagaimana informasi yang diberikan dapat membantu masyarakat menyelamatkan diri sebelum banjir atau lahar datang.

Tidak berhenti pada teori, peserta juga diajak belajar langkah-langkah mitigasi bencana melalui berbagai aktivitas interaktif. Mereka akan diperkenalkan dengan perlengkapan penting yang perlu dipersiapkan saat keadaan darurat, serta mengikuti simulasi evakuasi sederhana agar memahami bagaimana mengambil keputusan dengan cepat dan tetap tenang ketika menghadapi situasi darurat.

Petualangan berlanjut dengan mengeksplorasi ekosistem sungai secara langsung. Anak-anak mengamati vegetasi di sepanjang bantaran sungai, mengenal berbagai makhluk hidup yang bergantung pada sungai, serta memahami bagaimana ekosistem yang sehat membantu menjaga kualitas air, mengurangi erosi, dan memperkuat ketahanan lingkungan terhadap bencana.

Melalui pengalaman tersebut, peserta belajar bahwa mitigasi bencana tidak hanya dilakukan ketika bencana akan datang. Menjaga kebersihan sungai, melestarikan vegetasi, dan merawat habitat alami merupakan bagian penting dari upaya mengurangi risiko bencana sejak dini.

Sebagai penutup, seluruh peserta bersama-sama melakukan pelepasliaran ikan habitat asli sungai sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian ekosistem. Kegiatan ini mengajarkan bahwa setiap makhluk hidup memiliki peran dalam menjaga keseimbangan alam, sehingga sungai dapat terus memberikan manfaat bagi manusia maupun lingkungan.

 

  • Eksplorasi tata ruang perkotaan di sepanjang bantaran sungai
  • Edukasi Early Warning System (EWS) dan cara kerja sistem peringatan dini
  • Belajar mitigasi bencana dan simulasi evakuasi
  • Eksplorasi ekosistem sungai dan keanekaragaman hayati
  • Games seru mengenai lingkungan
  • Pelepasliaran ikan habitat asli sebagai aksi konservasi dan refleksi menjaga sungai
  • Media belajar
  • Pemandu lokal
  • Fasilitator
  • Asuransi
  • Dokumentasi
  • Kontribusi Sustainability Action Fund untuk mendukung program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat

Mengenal ekosistem sungai

  • Memahami fungsi sungai sebagai penopang kehidupan bagi manusia, tumbuhan, dan satwa.
  • Memahami peran vegetasi bantaran sungai dalam menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi risiko bencana.

Memahami mitigasi bencana

  • Mengenal penyebab banjir serta keterkaitannya dengan kondisi lingkungan dan tata ruang.
  • Mengenal pentingnya mitigasi bencana sebagai upaya mengurangi risiko sebelum bencana terjadi.

Mengenal sistem peringatan dini (Early Warning System)

  • Memahami fungsi dan cara kerja Early Warning System (EWS) dalam memberikan informasi saat terjadi potensi bencana.
  • Mengenal langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika menerima peringatan dini.
  • Memahami pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi keadaan darurat.

Mengembangkan kesiapsiagaan bencana

  • Mengenal perlengkapan penting dalam kesiapsiagaan bencana beserta fungsinya.
  • Melatih kemampuan mengambil keputusan melalui simulasi evakuasi sederhana.
  • Menumbuhkan sikap tenang, waspada, dan siap menghadapi situasi darurat sesuai usia anak.

Mengembangkan keterampilan saintifik

  • Melatih kemampuan mengamati, mengidentifikasi, dan menyimpulkan kondisi lingkungan berdasarkan temuan di lapangan.
  • Mengembangkan rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan kemampuan eksplorasi melalui pengalaman belajar.
  • Menghubungkan hasil pengamatan dengan konsep sederhana tentang ekosistem dan mitigasi bencana.

Menumbuhkan karakter

  • Menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan.
  • Mengembangkan sikap bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar.
  • Menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko bencana.
  • Membangun semangat konservasi melalui aksi nyata, seperti pelepasliaran ikan habitat asli sungai.

Kota Yogyakarta

Class Activities Gallery:

Sekolah Sungai Kota Yogyakarta
Sekolah Sungai Kota Yogyakarta
Sekolah Sungai Kota Yogyakarta
Sekolah Sungai Kota Yogyakarta

Ajak Keluarga & Temanmu Berpetualang

Informasi Paket

For Kids & Parents

Duration:

3-4 jam

Location:

Kota Yogyakarta

Minimum Participants:

10

Price:

Rp 135.000/anak

Insurance Protection

Siap Memulai

Petualangan?

Rasakan pengalaman wisata edukatif yang bermakna bersama keluarga.

Scroll to Top