Sungai adalah ruang kehidupan yang menghubungkan hutan, kebun, sawah, dan permukiman. Air yang mengalir tidak hanya menopang kehidupan manusia, tetapi juga menjaga keberlangsungan berbagai tumbuhan dan satwa di sekitarnya. Melalui program Sekolah Sungai – Susur Kali Bening, anak-anak dan keluarga diajak memahami keterkaitan tersebut melalui pengalaman belajar langsung di alam.
Perjalanan diawali dengan mengunjungi kebun salak milik masyarakat. Di sini, peserta akan mempelajari anatomi pohon salak, mengenal bagian-bagian tanaman beserta fungsinya, serta memahami bagaimana sungai berperan menjaga kesuburan tanah yang mendukung pertumbuhannya. Anak-anak juga berkesempatan memetik dan menikmati salak langsung dari pohonnya sebagai pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan petani.
Petualangan kemudian berlanjut dengan berjalan kaki menyusuri desa menuju sungai. Bersama fasilitator, peserta diajak mengenal ekosistem sungai, mengamati hubungan antara vegetasi, serta memahami mengapa sungai yang sehat menjadi penopang kehidupan masyarakat maupun pertanian di sekitarnya.
Puncak kegiatan adalah menyusuri Kali Bening sejauh kurang lebih 500 meter. Selama perjalanan, peserta akan mengamati kehidupan yang tumbuh di sepanjang aliran sungai sekaligus belajar bahwa setiap unsur dalam ekosistem saling bergantung satu sama lain. Pengalaman ini membantu anak-anak mengembangkan kemampuan observasi, rasa ingin tahu, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui pembelajaran yang menyenangkan.
Sebagai penutup, peserta bersama-sama melakukan pelepasliaran ikan habitat asli sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian sungai. Melalui pengalaman ini, anak-anak diajak merefleksikan bahwa menjaga sungai berarti menjaga kehidupan. Harapannya, mereka tumbuh dengan kesadaran untuk lebih bijak memanfaatkan air, menjaga kebersihan lingkungan, dan berperan aktif dalam melestarikan ekosistem di sekitarnya.