Berwisata SERU,
Berdampak NYATA
Terima kasih telah menjadi bagian dari setiap perjalanan yang memberi dampak nyata
Jejak Kebaikan
Teman Kecil
Setiap perjalanan bersama Insan Wisata Kids bukan hanya pengalaman untuk Teman Kecil dan Keluarga, tetapi kontribusi langsung pada pemulihan dan pelestarian lingkungan. Program penanaman mangrove ini lahir dari kemitraan resmi Insan Wisata Kids bersama Desa Sungai Kupah, yang tertuang dalam SPK No. 06/PKS/IW.K/III/2026
308
Mangrove tertanam
~36,960 liter
Oksigen dihasilkan
~3,542.0 kg
Karbon per tahun diserap
308 m
Area yang direhabilitasi
Tantangan yang Dihadapi
Desa Sungai Kupah terus menghadapi banjir rob yang dipicu oleh krisis iklim. Kondisi ini mengikis garis pesisir dan mengancam kehidupan masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya pada laut.
Solusi yang Dilakukan
Masyarakat Desa Sungai Kupah merespons tantangan ini dengan merehabilitasi pesisir melalui penanaman mangrove sebagai benteng alami terhadap abrasi dan intrusi air laut. Sebanyak 65 kepala keluarga terlibat dalam pembibitan dan penanaman, menjadikan upaya ini sebagai gerakan yang tumbuh dari kekuatan masyarakat itu sendiri.
Kenapa Mangrove Penting Bagi Bumi?
Bukan hanya hutan yang berperan meredam perubahan iklim. Pesisir juga menyimpan karbon dalam jumlah besar. Inilah yang disebut blue carbon, karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem pesisir dan laut, terutama mangrove dan padang lamun.
Mangrove menyimpan karbon di batang, akar, dan tanahnya selama puluhan hingga ratusan tahun, sekaligus menjadi benteng alami yang menahan abrasi dan gelombang. Namun, jika ekosistem ini rusak, karbon yang tersimpan bisa kembali lepas ke atmosfer dan mempercepat krisis iklim. Pesisir pun jadi lebih mudah terkena banjir rob dan terkikis.
Setiap mangrove yang ditanam di Desa Sungai Kupah adalah bagian dari upaya menjaga fungsi blue carbon ini tetap berjalan, mulai dari menyerap karbon, melindungi garis pantai, dan menjaga masa depan masyarakat pesisir.
Daftar Kontributor
Program Mangrove
Di balik setiap nama, ada kontribusi nyata bagi pemulihan pesisir Desa Sungai Kupah
| Kontributor / Program | Tanggal Trip | Asal Daerah | Jumlah Pohon | Tanggal Tanam | Potensi serapan CO2 |
|---|---|---|---|---|---|
| InJourney Destination – SD Tarakanita | 11 Maret 2026 | Kota Magelang | 42 | 20 Juni 2026 | 1.050 kg CO₂ |
| InJourney Destination – SD Kanisius Pendowo | 12 Maret 2026 | Kota Magelang | 40 | 20 Juni 2026 | 1.000 kg CO₂ |
| InJourney Destination – Teruna Bangsa | 13 Maret 2026 | Kab. Sleman | 50 | 20 Juni 2026 | 1.250 kg CO₂ |
| InJourney Destination – SD Adisucipto 2 | 29 April 2026 | Kab. Sleman | 150 | 20 Juni 2026 | 3.750 kg CO₂ |
| Eigerindo MPI - Sekolah Sungai Batch I | 10 Mei 2026 | Kota Yogyakarta | 11 | 20 Juni 2026 | 275 kg CO₂ |
| Eigerindo MPI - Hiking & Boping | 21 Juni 2026 | Kab. Sleman | 15 | 20 Juni 2026 | 375 kg CO₂ |
| Eigerindo MPI - Sekolah Sungai Batch II | 07 Juni 2026 | Kab. Sleman | 15 | 20 Juni 2026 | 375 kg CO₂ |
| Pusat Pengembangan Anak (PPA) Agape IO 849 | 01 Juli 2026 | Kota Yogyakarta | 60 | Proses | Proses |
| InJourney Destination Family Trip - Prambanan | 04 Juli 2026 | Kab. Klaten | 17 | Proses | Proses |
| InJourney Destination Family Trip - Borobudur | 05 Juli 2026 | Kab. Magelang | 9 | Proses | Proses |
| Eigerindo MPI - Arkeolog Cilik | 08 Juli 2026 | Kab. Klaten | 10 | Proses | Proses |
Potensi serapan karbon dihitung berdasarkan estimasi rata-rata mangrove dewasa menyerap 25 kg CO₂ per pohon per tahun
Dampak
Lainnya
Dampak nyata dari setiap program yang kami jalankan dalam mendukung pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan destinasi wisata berkelanjutan.
67 Peningkatan kapasitas SDM
peningkatan kualitas layanan dan pengemasan atraksi wisata berbasis kurikulum untuk menjamin pengalaman edukasi luar ruang yang profesional
5 Kemitraan Formal
sinergi berkelanjutan bersama mitra desa dalam mengembangkan destinasi berkualitas melalui kemitraan formal (MoU)
260
Penanaman Pohon
upaya carbon offset melalui penanaman mangrove, pandan laut, serta berbagai jenis pohon di wilayah Bantul dan Sleman
30
Pelepas liaran
ikan Uceng sebagai pemulihan ekosistem Sungai Kalikuning demi mengembalikan keseimbangan hayati
67
Peningkatan kapasitas SDM
peningkatan kualitas layanan dan pengemasan atraksi wisata berbasis kurikulum untuk menjamin pengalaman edukasi luar ruang yang profesional
5
Kemitraan Formal
sinergi berkelanjutan bersama mitra desa dalam mengembangkan destinasi berkualitas melalui kemitraan formal (MoU)
211
Pelepas liaran
penguatan biodiversitas kelautan melalui konservasi habitat dan pelepasliaran Tukik di pesisir pantai sebagai upaya pemulihan ekosistem laut
5kg
Aksi Wisata Bersih